//
you're reading...
Al-Ikhwaniyah, Wisata Alam, Wisata Religi, Wisata Sejarah, Wisata Telaga, Wisata Telaga & Pegunungan

Ziarah Sarat Makna, Telaga Warna Hadirkan Pesona

candi-dieng-1

Personil ATC

Libur telah tiba, ATC (Al-Ikhwaniyah Touring Community) kembali berkelana menyelusuri daerah-daerah yang belum tersinggah. Dengan memanfaatkan libur semester ganjil yang cukup panjang, kali ini ATC memperluas khazanah ziarahnya ke daerah Jawa Barat hingga Jawa Tengah.

Minggu, (25/12) Kami memulai perjalanan dari Al-Ikhwaniyah menuju spot tujuan pertama yaitu Ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati di Cirebon. Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah merupakan seorang wali yang dilahirkan sekitar tahun 1450 M. Beliau adalah salah satu dari kelompok ulama besar di Pulau Jawa yang bernama Wali Songo. Perlu diketahui, Sunan Gunung Jati merupakan satu-satunya Wali Songo yang menyebarkan islam di Jawa Barat.

Seperti tak pernah surut, para peziarah dari berbagai daerah terus berdatangan bahkan hingga menjelang pagi. Semua tenggelam dalam lantunan ayat suci Al-Qur’an, dzikir dan doa. Seperti ada magnet yang menguatkan hati mereka. Kamipun tak menyia-nyiakan kesempatan itu untuk berdoa kepada Sang Khaliq serta mendoakan para Auliya.

Setelah berziarah dan bermalam di sekitar kompleks Makam Sunan Gunung Jati,  Senin, (26/12) kami melanjutkan perjalanan menuju Kota Demak. Ya, spot tujuan kedua kami adalah Ziarah ke Makam Sunan Kalijaga.

makam-sunan-kalijaga-2

Ziarah Makam Sunan Kalijaga

Makam Sunan Kalijaga berada di Desa Kadilangu, Kec.Demak Kota, Kab. Demak, Jawa Tengah. Tidak hanya terdapat makam, namun di kompleks makam juga terdapat pula Masjid Sunan Kalijaga yang berdiri pada tahun 1532.

Sunan Kalijaga konon dilahirkan pada tahun 1450 dengan nama Raden Said. Beliau merupakan seorang tokoh yang paling muda diangkat sebagai wali, memiliki ilmu yang sangat luas dan paling panjang usianya. Diperkirakan usianya mencapai lebih dar 100 tahun. Tidak hanya berziarah ke Makam Sunan Kalijaga, kami juga meyempatkan diri untuk menikmati suasana Alun-alun Kota Demak yang berhadapan langsung dengan Masjid Agung Demak. 

Selasa, (27/12) kami memulai perjalanan kembali ke spot tujuan ketiga yaitu Dieng, Wonosobo.  Sebelumnya kami bermalam disalah satu rumah saudara anggota ATC di Semarang. Dan diakhir perjalanan panjang ini, kami juga sempat singgah dan bermalam di kediaman si Mbah Putri dari salah satu anggota ATC di Pekalongan. Dikarenakan track yang kami lewati sudah mulai tampak berkelak-kelok naik-turun khas suasana pegunungan.

Setelah beristirahat sejenak di kediaman si Mbah Putri, pukul 14.00 Wib, kami kembali melanjutkan perjalanan menuju Dieng, Wonosobo. Sungguh indah panorama pegunungan yang disuguhkan. Sebagai salah satu dataran tinggi yang terdapat di Jawa Tengah, Dieng menjadi destinasi wisata yang sangat menarik untuk dijelajahi.

Sayangnya tidak semua spot wisata kami bisa kunjungi, hanya Kompleks Candi dan Telaga Warna saja dikarenakan waktu yang terbatas. Meski demikian tidak mengurangi semangat kami dalam menikmati keindahan panorama alam yang telah diberikan olehNYA.

candi-dieng-5

ATC di Kompleks Candi – Dieng

Ada banyak candi yang terdapat di Dieng, seperti Candi Bima, Arjuna, Gatot Kaca, Srikandi, dll. Tak lupa pula kami mengabadikan momen terbaik di kompleks candi ini. Udara yang sejuk segar dengan latar belakang khas pegunungan membuat badan kembali bugar serta fikiran menjadi fresh. Sempat beberapa kali kami mengambil nafas dalam-dalam untuk menghirup udara sejuk yang jarang sekali kami dapatkan di Kota.

Dan Obyek Wisata Telaga Warna menjadi The Best Ending dari kegiatan touring kami. Pesonanya yang meluluhkan hati setiap pengunjung seolah ingin dipandang berlama-lama. Jika ingin menikmati pesona Telaga Warna, maka lanjutkanlah perjalanan kalian ke Batu Ratapan Angin. Batu Ratapan Angin merupakan sebuah tebing tinggi dimana kita bisa melihat view keindahan Telaga Warna. Tak heran jika tebing ini menjadi spot favorit wisatawan Dieng.

telaga-warna-dieng-11

Telaga Warna – Dieng

Rabu, (28/12) ATC melakukan perjalanan pulang ke Tangerang Selatan. Tak lupa pula buah tangan yang sudah disiapkan untuk sanak saudara dirumah. Selalu menyenangkan mengikuti kegiatan touring seperti ini, apalagi bersama ATC. Karena kita tidak hanya menjelajah wisata jasmaniah saja, tapi plusnya adalah ditambah dengan adanya wisata rohaniah. Nilai kebersamaan, kekompakkan, kedisiplinan menyatu padu disetiap perjalanan yang dilalui.

Al-hamdulillah, setiap anggota ATC berangkat pergi dan pulang dalam kondisi prima. Hal Itu berkat doa dari sanak saudara serta rekan-rekan sekalian. Tepatnya pada Kamis siang, (29/12) kami sampai di Al-Ikhwaniyah tercinta. Terimakasih ATC, sudah mempertemukan kami dalam menambah rasa syukur & cinta pada Sang Ilahi Rabbi.

Salam ATC !

About Zaronja

Berbagi waktu dengan alam, kau akan tahu siapa dirimu yang sebenarnya-hakikat manusia *Gie

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Ocean Park, BSD Tangerang

a Trip to Pindul Cave & Oyo River

Air Terjun Sri Gethuk, Yogyakarta

Air Terjun Grojogan Sewu, Solo

Pantai Parangtritis Yogyakarta

Kebun Buah Mangunan Imogiri

Jembatan Gantung Imogiri

My Documentary Video

%d blogger menyukai ini: